Postingan

PUISIku

PUISI SANG BAPAK TERORIS Pagi Bapak Sang Teroris Apakabarmu hari ini Sudah sarapankah engkau ? Janganlah engkau lupa sarapan , untuk mengawali harimu Isilah perutmu, demi menjalankan ambisimu Siang Bapak Sang Teroris Sedang sibukkah engkau merakit Bom ? Dhuhur sudah memanggilmu Engkau tak tuli kan dengan panggilan itu Panggilan sang pencipta yang merindukan hambanya Sore bapak Sang Teroris Masih sibukkah dalam merakit Bom ?   Ashar sudah menyapamu Tak bersediakah engkau menemui Tuhanmu sejenak Dhuhur sudah berlalu dan engkau melewatkannya Kini engkau akankah melewatkan Ashar juga Petang bapak Sang Teroris ? Kini Maghrib telah tiba Tak berkenankah engkau istirahat sejenak dan tinggalkan kesibukanmu itu Bersujudlah seperti yang Agamamu ajarkan Makanlah , Isilah tenagamu Malam bapak Sang Teroris Mengapa engkau masih tetap sibuk dengan bom itu ? Renggangkanlah tangan dan kakimu Kasihanilah tubuhmu Mereka mencintaimu, Mereka t...

CERPEN episode 1

Sore di hari minggu ...    Kurang 20 menit pukul 5 . Ashar telah berlalu. Sujud kepadaNya sudah ku tunaikan. Diluar Busway suara Hujan terdengar bercampur suara sahut-sahutan antara motor , mobil dan truk di jalan pondok indah. Aku dalam perjalanan pulang ke kosan. Menikmati ayunan di tempat duduk Busway yang sekali2 sang supir mengendarai dengan kecepatan cukup kencang kemudian tiba2 berhenti di halte busway berikutnya. Naik turun Penpumpang. Berganti wajah. Tak ku hitung orang di ruangan bus transjakarta ini. Disamping kiriku kosong. Kuletakkan hadiah dari 4 teman kampusku. Samping kananku pembatas dan kusandarkan badan ini . Kepalaku sudah pusing. Ini kebiasaan yang belum sembuh . Ribuan kali aku menggunakan jasa transportasi umum tapi kepalaku, badanku memang belum bersahabat. Entah kapan ??? Dan ketika temen2ku bercanda,  "Likha, Kamu tak pantas menjadi orang kaya. Naik mobil aja selalu mabok ". Aku selalu menjawab dengan balasab candaan " Iya karena ini bukan...

Sulikha Maria

24 tahunnnn tua yak ato dewasa apapun itu terimakasih ya Allah Nafas ini masih kau berikan kepadaku Menikmati indahnya dunia Bersujud dan Bersimpuh kepadaMu love you my Love Live ALLAH SWT Nabi Muhammad Aku ingin memiliki sahabat seperti yang engkau miliki 4 Sahabat yang menemani sepanjang hidupmu Bahkan sampai kuburmu Wahai Abubakar, Umar , Usman dan Ali Aku ingin melihatmu , mencium telapak tanganmu , memelukmu dan bertanya seberapa cinta kalian kepada Rasulullah ??? sabtu, 16 jan 2016 11:47 PM Merindukan Mu ya Rasul ...

Kamu ...

Entah apa yang dicari para bapak Teroris itu ... Ketika Nyawa dan Harga diri sudah tak bernilai Engkau korbankan untuk siapa ??? Jihad ??? Agama ??? Tidak ada satupun pelatihan, pembelajaran untuk menyakiti orang lain Membunuh Orang yang tak bersalah Surga yang kau harapkan ??? Bukankah lebih baik dengan melakukan perintahNya dan Menjauhi laranganNya adalah Kunci Surga ??? Surga itu sederhana Bahkan Senyum Ikhlas sesama manusia juga termasuk salah satu kuncinya Sederhana saja kan ??? Bukan dengan menyakiti , Bukan dengan membunuh , Bukan dengan Menjadi Teror dimana-mana Nyawa itu ... Kau lenyapkan demi Jihad Apakah kau tahu wahai para Teroris Apa itu Jihad ??? Aku yakin kau lebih mendalaminya lebih dari aku Tapi yang aku tahu Jihad itu bukan soal Bunuh diri dengan melibatkan orang lain Wahai bapak Teroris ... Lihatlah Harga Dirimu Tak sedihkan engkau diinjak2 oleh penguasa Menjadi kacung yang sangat terhina Terlempar oleh kebohongan yang sangat nyata Wahai bap...

Ini novel2nya Tere Liye ....

Gambar
AKU PECINTA TERE LIYE'S NOVEL

TERE LIYE - Penulis Favorite aku . Terimakasih selalu membuat kalimat yang menyejukkan dan menyenangkan. Aku selalu menyukaimu ... karyamu ...

Tere Liye*Jodoh itu.... 1. Jangan menikah karena kesepian, menikah karena orang lain sudah menikah semua, tinggal kita seorang yang belum, aduhai, pernikahan itu bukan trend, yang semua orang bisa ikut-ikutan,apalagi karena nggak enak terlihat aneh sendiri.Dan terlepas dari itu, catat baik-baik, banyak orang yang setelah menikah, dia tetap merasa sepi, sendirian. 2. Jangan menikah karena alasan orang lain. Itubetul, dalam peristiwa dramatis, kita bisa segeramenikah agar orang tua sempat menyaksikan sebelum meninggal, agar mereka bahagia. Tapi menikahlah karena alasan kita sendiri, jadikan itu patokan terbesar. Karena yang menjalani kehidupan berumah-tangga itu adalah kita, bukan orang lain. Dan karena, jika besok lusa pernikahan itu gagal, kita tidak menyalahkan orang lain--itu sungguh tiada manfaatnya. 3. Semua pernikahan itu punya masalah. Bohong jika ada yang bilang keluarga mereka baik-baik saja sepanjang masa. Lantas kenapa sebuah pernikahan bisa awet? Karena ada yang sabar dan...

salin dari facebook

Sulikha Maria Diam iya sebagian orang memilih diam untuk tidak memperkeruh suasana katanya sih diam sebagian dari emas oleh karena itu sebagian orang memilih dalam menyelesaikan masalah dengan diam menyerah dengan tetap diam meskipun entah kapan diam itu akan berakhir karena sebagian orang percaya diam adalah solusi terbaik dari pada bersuara yang akan menghasilkan hasil yang saling menyalahkan membenarkan diri sendiri,memenangkan ego yang pangkalnya berakhir pada airmata tapiiii... bukankah dengan diam akan memendam amarah yang sangat menyakitkan ??? walaupun bersuarapun hasilnya akan tak beda jauh dengan diam tapi minimal membela diri, memperjuangkan harga diri itu bukankah lebih baik Diam dan Bersuara adalah pilihan seperti memilih menjadi manusia yg baik ato buruk Diam dan Bersuara adalah ada saaatnya kita melakukannya Diam dan Bersuara kepada siapapun, lawanlah demi kebenaran wednesday, 240615 11.40PM